Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar

Rp. 120.000

Kategori: Baju Batik Muhammadiyah

Merk: TSM

Panjang Lengan:
Size:

NOTE: Produk ini sifatnya Pre Order, Mohon di baca dan dipahami Deskripsi di bawah ini. Kontak kami untuk info atau keterangan lebih lanjut.

Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar diproduksi sebagai salah satu upaya melestarikan warisan nusantara yaitu batik dan tentu saja juga sebagai upaya meningkatkan rasa memiliki di Muhammadiyah. Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar adalah salah satu identitas fisik Muhammadiyah dalam bentuk sandang. Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar ini kami produksi dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dan kerapihan jahitan serta tentu saja segi ekonomis. Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar bila dipakai akan tampak gagah, tampan, dan elegan serta hanya cocok dipakai oleh laki-laki kaum Adam baik yang berusia muda maupun lebih tua. Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar diproduksi dengan bahan batik Katun dan dengan berbagai macam ukuran, dimana ukuran tersebut mengacu pada standard Indonesia M, L, XL, dan XXL, dan atau ukuran diatasnya sesuai request pemesanan. Model Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar adalah seperti yang tampak pada gambar atau foto. Modelnya berkerah dan kancing tutup dengan lengan pendek maupun lengan panjang sesuai pesanan. Harga yang kami tawarkan lebih murah dan lebih Istimewa. Harganya Grosir pun juga satu harga untuk ukuran M, L, XL. Betul-betul Istimewa! Baju Batik Muhammadiyah Al Hajar ini untuk cek READY STOCK-nya, mohon kontak kami terlebih dahulu. Produksi kami fresh dibuat sesuai pesanan. Bila tidak READY STOCK, waktu pembuatannya minimal 14 hari kerja dan minimal pemesanan 1 lusin (12 pcs baju). Jangan ragu untuk memesan di toko kami karena produksi baju batik kami lebih nyaman, lebih rapih, lebih murah, dan satu harga. Istimewa betul! Fast response untuk tanya-tanya dan atau keterangan lebih lanjut silahkan langsung saja kontak kami di 087738570755 (Call, SMS, WA oke). Jangan lupa juga ya Follow akun twit dan IG kami di @toserba_sm

Tentang batik itu sendiri, adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama. Sebagai produk seni adiluhung, awal kelahirannya banyak diwarnai simbol-simbol kraton. Penggunaannya dan dikerjakannya pun masih terbatas didominasi oleh kalangan kraton. Hasilnya untuk pakaian Raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut Raja yang tinggal di luar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing. Pergeseran waktu, batik pun kemudian menjadi komoditas yang diperdagangkan secara luas. Dewasa ini, penggunaan batik sudah mulai memasyarakat. Batik juga sudah mulai digunakan tidak hanya dalam upacara adat, namun juga dalam keseharian. Batik adalah budaya Nusantara yang mendunia. UNESCO mengakui dan memasukkan Batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia. 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional. Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk memakai Batik. 

Batik dan Muhammadiyah sendiri memiliki saling keterkaitan. Batik berasal dari kata “tik” yang berarti kecil. Dengan demikian dapat dikatakan “mbatik” adalah menulis atau menggambar serba rumit (kecil-kecil). Sementara Muhammadiyah adalah salah satu ormas terbesar di Indonesia yang mempunyai tujuan “Menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”. Keterkaitan keduanya kurang lebih dipahami adalah awalnya harus mencintai terlebih dahulu, kemudian muncul rasa andarbeni (memiliki), dan akhirnya nguri-uri (melestarikan). Mari kita tunjukkan dengan bangga bahwa kita punya batik budaya adiluhung. Mari kita tunjukkan dengan gagah identitas kita sebagai warga Muhammadiyah yang mencintai, memiliki, dan melestarikan tidak hanya batik tapi juga agama kita agama Islam dan Muhammadiyah sebagai sarana menegakkan agama.